Dialektika Hadis, Tradisi, Dan Makna Simbolik: Ritual Pengikatan Kaki Kambing Di Desa Pulo Panjang (Studi Living Hadis)

Main Article Content

Ahmad Farid
Muhammad Alif

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dialektika antara hadis, tradisi, dan makna simbolik dalam ritual pengikatan kaki kambing di Desa Pulo Panjang melalui pendekatan Living Hadis. Ritual ini dilakukan sebelum penyembelihan kambing pada kegiatan kurban, aqiqah, dan acara adat tertentu. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, lalu dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual pengikatan kaki kambing tidak sekadar proses teknis, tetapi juga mengandung nilai religius, sosial, dan simbolik. Masyarakat memaknainya sebagai bentuk penghormatan terhadap hewan, pengendalian diri, ketundukan kepada Allah, serta harapan memperoleh keselamatan dan keberkahan. Penelitian ini juga menemukan adanya resepsi masyarakat terhadap hadis-hadis tentang ihsan dalam penyembelihan hewan yang kemudian diadaptasi dalam tradisi lokal. Dengan demikian, hadis tidak hanya dipahami sebagai teks, tetapi juga hidup dalam praktik budaya masyarakat Muslim.

Article Details

How to Cite
Dialektika Hadis, Tradisi, Dan Makna Simbolik: Ritual Pengikatan Kaki Kambing Di Desa Pulo Panjang (Studi Living Hadis). (2026). Al Mudzakarah, 3(1), 42-68. https://doi.org/10.65876/jis.v3i1.196
Section
Articles

How to Cite

Dialektika Hadis, Tradisi, Dan Makna Simbolik: Ritual Pengikatan Kaki Kambing Di Desa Pulo Panjang (Studi Living Hadis). (2026). Al Mudzakarah, 3(1), 42-68. https://doi.org/10.65876/jis.v3i1.196

References

Ahmad, R. “Resepsi Fungsional Hadis Dalam Aktivitas Ekonomi: Studi Living Hadis Pada Pedagang Pasar Tradisional.” Jurnal Studi Ilmu Hadis 15, no. 1 (2021): 45–62. https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/hadis.

Al-Bukhari, Muhammad ibn Isma’il. Sahih Al-Bukhari, Hadith No. 2442. Beirut: Dar Ibn Kathir, 1447.

Al-Bukhari, Sahih Al-Bukhari, Hadith No. 5565. Beirut: Dar Ibn Kathir, 2002.

Al-Bukhari Sahih Al-Bukhari. Beirut: Dar Ibn Kathir, 1447.

Al-Hajjaj, Muslim ibn. Sahih Muslim. Cairo: Dar al-Ma’arif, 2003.

Al-Tabarani, Sulayman ibn Ahmad. Al-Mu’jam Al-Awsat. Cairo: Dar al-Haramayn, 1995.

Al-Tirmidhi, Muhammad ibn Isa. Sunan Al-Tirmidhi, Hadith No. 1924. Beirut: Dar al-Gharb al-Islami, 1998.

Chun Tie, Ylona, Melanie Birks, and Karen Francis. “Grounded Theory Research: A Design Framework for Novice Researchers.” SAGE Open Medicine 7 (2019). https://doi.org/10.1177/2050312118822927.

Darmalaksana, Wahyudin, N Alawiah, and E H Thoyib. “Analisis Perkembangan Penelitian Living Al-Qur’an Dan Hadis.” Jurnal Perspektif, 2019. http://perspektif.uinsgd.ac.id/index.php/JP/article/view/49.

Fathurahman, Oman. Filologi Dan Living Hadis Di Nusantara. Jakarta: Penerbit Buku Obor, 2022. https://obor.or.id/filologi-dan-living-hadis.

Fatimah, S. “Akulturasi Islam Dan Budaya Lokal Dalam Tradisi Sedekah Bumi.” Jurnal Kebudayaan Islam 20, no. 2 (2022): 110–28. https://journal.journal-ies.org/index.php/jki.

Hamdi, M. “Kontekstualisasi Hadis-Hadis Tibb Al-Nabawi Dalam Praktik Ruqyah Di Masyarakat Banten.” Jurnal Antropologi Agama 9, no. 2 (2023): 89–105. https://journal.uinbanten.ac.id/index.php/jaa.

ibn al-Hajjaj, Muslim. Sahih Muslim, Hadith No. 1015. Riyadh: Dar Tayyibah, 2006.

Ibn al-Hajjaj, Sahih Muslim, Hadith No. 1963. Riyadh: Dar Tayyibah, 2006.

Ibn al-Hajjaj, Sahih Muslim, Hadith No. 55. Riyadh: Dar Tayyibah, 2006.

ibn Ismail al-Bukhari, Muhammad. Sahih Al-Bukhari. Kitab Bad’i Al-Wahy, n.d. https://sunnah.com/bukhari:1.

Kementerian Agama RI. Data Statistik Keagamaan Dan Tradisi Lokal Masyarakat Pesisir Indonesia. Jakarta: Kemenag Press, 2023. https://kemenag.go.id/publikasi/data-statistik-keagamaan.

Muqoyyidin, A W. “Dialektika Islam Dan Budaya Lokal: Mengharmonikan Agama Dan Tradisi Di Indonesia.” Jurnal Kebudayaan Dan Pemikiran Islam 18, no. 1 (2021): 12–34. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/addinu.

Qudsy, Saifuddin Zuhri, and Subkhani Kusuma Dewi. Living Hadis: Praktik, Resepsi, Teks, Dan Transmisi. Yogyakarta: Q-Media, 2018. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/37613/.

Rohmana, Jajang A. “Pendekatan Antropologi Dalam Studi Living Hadis Di Indonesia: Sebuah Kajian Awal.” Holistic Al-Hadis, 2015. http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/holistic/article/view/920.

Strauss, Anselm., and Juliet Corbin. Basics of Qualitative Research: Grounded Theory Procedures and Techniques. SAGE Publications, 1990.

Suryadilaga, M A. “Metodologi Syarah Hadis: Dari Klasik Hingga Kontemporer.” Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis 13, no. 1 (2012): 21–34. http://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/esensia/article/view/1033.

Suryadilaga, Muchlis Ahmad. “Metodologi Syarah Hadis: Dari Klasik Hingga Kontemporer.” Jurnal Living Hadis 8, no. 1 (2023): 1–20. https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/living/article/view/4821.