PROBLEMATIKA DAN PENANAMAN AKHLAK MASYARAKAT DI ERA DIGITAL
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis tantangan degradasi akhlak di era digital dan merumuskan strategi penanamannya dalam masyarakat. Melalui metode analisis kualitatif deskriptif, artikel ini mengidentifikasi fenomena degradasi akhlak seperti hoaks, perundungan siber, polarisasi sosial, dan erosi empati yang disebabkan oleh perkembangan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi sistemik dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ini, bukan hanya teguran individual. Solusi yang diusulkan adalah pendidikan akhlak holistik yang mengintegrasikan nilai-nilai moral, intelektual, dan spiritual, dengan melibatkan peran krusial dari keluarga, lembaga pendidikan, dan komunitas.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Abdullah, Dwi Iin Kahina. “Etika Komunikasi Islam Dalam Media Sosial”. Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Komunikasi 1, no. 2 (2022): 1–15. https://e-jurnal.iainsorong.ac.id/index.php/Al-Hikmah.
Adnan, Hafizatun, dan Nasiibah Ramli. “Spiritual Integrity in the Digital Realm: Sufism and Technology Dilemmas.” International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development 13, no. 4: 2472–2473. https://doi.org/10.6007/IJARPED/v13-i4/23835.
Akhyar, Y. "The Relationship between Self-esteem and Cyberbullying Behavior of Muslim Students on Social Media." Fitrah: Journal of Islamic Education 5, no. 1 (2024): 12–27. https://doi.org/10.53802/fitrah.v5i1.823.
Aliasan. "Pengaruh Pemahaman Keagamaan dan Literasi Media terhadap Penyebaran Hoax di Kalangan Mahasiswa." JKPI: Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan 1, no. 2 (2017): 126–145. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/JKPI/article/download/2197/1592/5277.
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. Islam dan Sekularisme. Diterjemahkan oleh Khalif Muammar. Bandung: PIMPIN, 2010.
———. Konsep Pendidikan Dalam Islam. Diterjemahkan oleh Haidar Bagis. Bandung: Mizan, 1996.
Al-Qaradawi, Yusuf. Fiqh Maqasid al-Syari'ah: Dirasah Jadidah fi al-Fikr al-Islami. Kairo: Dar al-Shuruq, 1997.
Ansari, Panji, dan Muhammad Torieq Abdillah. "Solusi Al-Qur’an dalam Mengatasi Bahaya Hoaks pada Era Digital (Perspektif Tafsir Al-Misbah)." Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer 3, no. 2 (2021): 79–85. https://doi.org/10.18592/msr.v%vi%i.7802.
Auda, Jasser. Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. Herndon, VA: IIIT, 2008.
Bahraen, Raehanul. "Akhlak Mulia Adalah Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam." Muslim.or.id, 2016. https://muslim.or.id/28456-akhlak-mulia-adalah-sunnah-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam.html.
Fitrianis, Elsi, Sarah Nurul Adha, dan Gusmaneli Gusmaneli. "Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam di Era Revolusi Digital." Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia 2, no. 1 (2025): 135–144. https://doi.org/10.62383/aktivisme.v2i1.726.
Fitria, Rossa Lailatul, dan Auliya Ridwan. "Pendidikan Akhlak di Era Digital: Pengaruh Konten Islami di Instagram Terhadap Pembentukan Karakter Remaja dalam Perspektif Sosial." Social Studies in Education 2, no. 2 (2024): 157–172. http://dx.doi.org/10.15642/sse.2024.2.2.157-172.
Hasan, M. Lutfiatul, dan Adam Hafidz Al Fajar. “Pendidikan Islam Berbasis Masjid: Studi Literatur Atas Fungsi Masjid Sebagai Institusi Edukasi.” Jurnal Pendidian Agama Islam 6, no. 01 (2025): 116–133. https://doi.org/10.32478/r82yx419.
Hermawan, Ahmad Rendy, Ahmaddatul Rifqi Nur Azizah, Miftaqul Mardiyah, dan Muhammad Fawaid Caturian. "Warisan Ibnu Miskawaih: Revitalisasi Pendidikan Akhlak Islam di Era Digital." Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 1 (2023): 139–140. https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/tarbawi/article/viewFile/13853/5371.
Kamali, Mohammad Hashim. Maqasid al-Shariah Made Simple. London: IIIT, 2008.
Masud, Moh. Ali, Mulajimatul Fitria, dan Slamet. "Peran Orang Tua dalam Menanamkan Pendidikan Agama Islam di Era Digital." Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora 1, no. 1 (2025): 40–49. https://doi.org/10.58472/jipsh.v1i1.25.
Murniati. "Ruang Publik dan Wacana Agama: Dinamika Dakwah di Tengah Polarisasi Sosial." Khazanah: Journal of Religious and Social Scientific 1, no. 1 (2025): 26–33. https://journal.abdurraufinstitute.org/index.php/khazanah/article/view/260/191.
Mustamin Fattah, M.Pd. "Akhlak Lebih Utama Daripada Ilmu." UINSI, 2024. https://www.uinsi.ac.id/2024/09/16/akhlak-lebih-utama-daripada-ilmu/.
Naura Azifa, Sri Wahyuni, Aliza, Badri, dan Wismanto. "Peran Mesjid dalam Meningkatkan Akses Pendidikan bagi Masyarakat: Solusi untuk Tantangan Zaman." Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat 2, no. 1 (2025): 1–10. https://doi.org/10.61132/akhlak.v2i1.211.
Pratiwi, Yulia, Ammar, dan Chanifudin. "Dampak Teknologi dan Fenomena Degradasi Moral Menurut Perspektif Pendidikan Islam." TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora 5, no. 2 (2020): 324–332. https://doi.org/10.33650/trilogi.v5i2.8656.
Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A. "Pengertian Akhlak Menurut Para Mufasir dan Hakikat Perbuatan Manusia." Tafsir Al Quran, 2020. https://tafsiralquran.id/pengertian-akhlak-menurut-para-mufasir-dan-hakikat-perbuatan-manusia/.
Rahman, Fitri Aulia, Miftakhul Rohmah, Sentit Rustiani, Icha Yuniaris Fatmawati, dan Novem Alisda Dewi Sofianatul Zahro. "Pendidikan Karakter Dalam Era Digital: Bagaimana Teknologi Mempengaruhi Pembentukan Moral Dan Etika." Journal of Creative Student Research (JCSR) 1, no. 6 (2023): 297–303. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v1i6.2975.
Romadan, Ade Imun. "Pendidikan Akhlak dalam Pembentukan Karakter Anak." Jurnal Pendidikan Agama Islam 2 (2022): 14–22. https://ejournal.stitalkhairiyah.ac.id/index.php/adzzikr/article/download/173/105/572.
Sulaiman, Tryo Pandu, Vivik Shofiah, dan Khairunnas Rajab. "Cross-Cultural Psychology: The Concept of Sadness In The Perspective of Javanese Culture." SOCIUS: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 2, no. 9 (2025): 24–28. https://doi.org/10.5281/zenodo.15229564.
Ulfa, Maria Ulfa, dan Erva Puspita. "Pursuing Happiness In Modern Era; Study On Hamka’s Perspective." Tasfiyah: Jurnal Pendidikan Islam 4, no. 1 (2020). https://doi.org/10.21111/tasfiyah.v4i1.3960.
Utomo, Agung Wahyu, Mohamad Ali, dan Muh. Nur Rochim Maksum. "Konsep Adab Perspektif Al-Ghazālī dan Relevansinya terhadap Pembentukan Karakter." Muttaqien 4, no. 1 (2023): 47–61. https://e-jurnal.staimuttaqien.ac.id/index.php/mtq/article/download/1054/178.
Yunita, Ita, Anis Saidah, dan Muhammad Fahmi. "The Imperative of Integrating Knowledge and Adab in Reconstructing Islamic Education in the Digital Era: A Study of Al-Attas’s Thought." J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 11, no. 2 (2025): 124–125. https://doi.org/10.18860/jpai.v11i2.32660.