Pengaruh Konseling Individu dengan Teknik Reframing dalam Mengatasi Konsep Diri Negatif

Main Article Content

Rahmah Apriliyani
Devia Nurbaeti

Abstract

Konsep diri negatif merupakan salah satu permasalahan psikologis yang dapat memicu persepsi distorsi persepsi terhadap diri sendiri serta berdampak pada hambatan perilaku dan interaksi sosial pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran awal konsep diri negatif sebelum dan sesudah diberikan intervensi konseling individu dengan teknik reframing  serta untuk mendeskripsikan proses pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode  Single Case Experimental Design (SCED) desain A-B. Subjek penelitian adalah seorang siswi kelas XI IPS MA Persatuan Islam 04 Cianjur yang memiliki hambatan penglihatan (low vision) dan memiliki kecenderungan konsep diri negatif. Pengumpulan data melalui instrumen skala konsep diri negatif yang terdiri dari 35 item valid, Crobach’s Alpha = 0,937 dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan analisis visual antar dan dalam kondisi. Intervensi dilakukan dalam 5 sesi konseling individu dengan interval waktu 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan skor konsep diri negatif pada subjek penelitian dari kategori tinggi (skor 113) pada fase  pretest/baseline menjadi kategori rendah (skor 53). Subjek penelitian juga menunjukkan perubahan pada aspek cara berpikir, perasaan, dan berperilaku. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling individu dengan teknik reframing memiliki pengaruh dalam mengatasi konsep diri negatif.

Article Details

Section
Articles