Komunikasi Interpersonal antara Nabi Yusuf dan Nabi Ya’qub dalam Qur’an Surat Yusuf Ayat 4–6

Main Article Content

Rifqi Farhan
Rahmi Febriani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi interpersonal antara Nabi Yusuf a.s. dan Nabi Ya'qub a.s. dalam QS. Yusuf ayat 4–6 serta mengungkap nilai-nilai komunikasi Islam yang terkandung di dalamnya beserta relevansinya terhadap komunikasi keluarga pada era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa Al-Qur'an, khususnya QS. Yusuf ayat 4–6, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari kitab tafsir, buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) yang dipadukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara Nabi Yusuf dan Nabi Ya'qub dibangun atas dasar keterbukaan, kepercayaan, empati, kasih sayang, serta penghormatan. Nabi Ya'qub menerapkan strategi komunikasi yang persuasif, protektif, argumentatif, edukatif, spiritual, dan motivasional dalam memberikan bimbingan kepada Nabi Yusuf. Pola komunikasi tersebut mencerminkan prinsip-prinsip komunikasi Islam seperti qawlan layyinan, qawlan ma'rufan, dan qawlan sadidan yang mampu membangun hubungan emosional yang harmonis antara orang tua dan anak. Temuan penelitian menegaskan bahwa komunikasi interpersonal dalam QS. Yusuf ayat 4–6 tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter, perlindungan psikologis, penguatan spiritual, dan pembentukan hubungan keluarga yang harmonis. Oleh karena itu, nilai-nilai komunikasi Qur'ani dalam kisah Nabi Yusuf dan Nabi Ya'qub sangat relevan untuk diimplementasikan dalam membangun komunikasi keluarga yang efektif di tengah tantangan kehidupan modern.

Article Details

Section
Articles