Integrasi Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Praktik Konseling Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus: Sebuah Narrative Literature Review

Main Article Content

Yanti Sam Amir
Fadhila Sidiq Permana

Abstract

Keluarga dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) menghadapi tantangan multidimensional yang meliputi stres pengasuhan, beban sosial, hambatan pendidikan, dan keterbatasan akses layanan pendukung. Meskipun penelitian sebelumnya menegaskan pentingnya dukungan sosial dan resiliensi dalam menurunkan stres pengasuhan, integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam praktik konseling keluarga masih belum banyak dikaji secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis temuan ilmiah terdahulu tentang keluarga dengan anak berkebutuhan khusus serta merumuskan kerangka konseptual integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam praktik konseling keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan Narrative Literature Review dengan mensintesis dua puluh artikel jurnal internasional yang membahas stres pengasuhan, dukungan keluarga, intervensi dini, terapi keluarga, pendidikan inklusif, serta spiritualitas dalam kesehatan mental. Hasil kajian menunjukkan lima tema utama, yaitu dukungan keluarga sebagai faktor protektif, resiliensi sebagai mediator, efektivitas intervensi dini dan terapi keluarga, tantangan sistemik pendidikan inklusif, serta peran spiritualitas dalam kesejahteraan psikologis. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan psikososial efektif namun belum mengintegrasikan nilai spiritual Islam secara sistematis. Penelitian ini mengusulkan kerangka psikososial-spiritual berbasis nilai ṣabr, tawakal, raḥmah, ‘adl, dan shūrā sebagai mediator untuk memperkuat resiliensi dan kesejahteraan keluarga. Disimpulkan bahwa integrasi nilai Qur’ani dalam konseling keluarga menawarkan pendekatan holistik dan kontekstual bagi keluarga Muslim serta perlu diuji secara empiris pada penelitian selanjutnya.

Article Details

Section
Articles